MataramNews.com– Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, dengan kesederhanaan namun penuh hikmat Sabtu (19/2) pagi.
Acara maulid yang dipusatkan diaula Lapas Mataram tersebut mengambil tema ”Dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW kita jadikan sunnah beliau sebagai tauladan hidup”, dihadiri oleh seluruh warga binaan yang beragama islam baik pria maupun wanita dan beberapa tamu undangan lainnya dari instansi terkait.
Dalam kesempatan tersebut Kalapas Mataram, Sudarno, BC IP SH MM MBA, mengatakan, dalam memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, telah digelar beberapa kegiatan yang diikuti oleh warga binaan diantaranya lomba adzan dan menghapal ayat-ayat pendek.
Selain itu kegiatan yang dikuti oleh sekitar 140 warga binaan tersebut pada Selasa kemarin juga diselenggarakan sereakalan.
Sementara itu, Kanwil Kementerian Hukum dan Ham NTB yang diwakili oleh Kepala Divisi administrasi, Arifin, mengajak seluruh warga binaan dalam memperingati Maulid ini agar bisa menjalin tali silaturrahmi selain itu juga agar bisa memberdayakan tingkat keimanan para warga binaan didalam Lapas.
Sedangkan ceramah maulid disampaikan, Tgh Subki Assasaki, meminta agar kita semua bisa meneladani perbuatan yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, dan menjadikan beliau sebagai suritauladan.
“Mari kita tingkatkan kecintaan kepada nabi”, ucapnya dalam ceramahnya dihadapan ratusan wargaan binaa
Bulan: Februari 2011
Pengumuman Pemenang Lelang Bama Tahun 2011 Rutan Selong
PENGUMUMAN PEMENANG LELANG BAMA TAHUN 2011 LAPAS MATARAM
v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
![]() |
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA R.I.
KANTOR WILAYAH NUSA TENGGARA BARAT
LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA MATARAM
JL. HOS COKROAMINOTO NO. 5 (TELP. (0370) 631071 – MATARAM
EMAIL : lapas_mataram@yahoo.com
|
Sekilas Remunerasi
“Hari ini kami baru selesaikan rapat tim reformasi birokrasi untuk Kemenkumham dan Kejagung. Ini merupakan langkah maju karena ada penyesuaian remunerasi yang mulai berjalan di 2011,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah remunerasi yang diterima kepada kedua kementerian dan lembaga tersebut di luar besaran gaji yang diterima dan pengesahannya membutuhkan persetujuan dari DPR. “Untuk Kemenkumham dan Kejagung akan ada penyesuaian remunerasi, yang kalau semuanya dijalankan mulai berlaku 2011. Dan dana yang dialokasikan untuk dua KL itu kira-kira Rp1,6 triliun untuk setahun,” ujarnya.
Menkeu mengharapkan dengan adanya peningkatan remunerasi yang merupakan bagian dari proses reformasi birokrasi, kementerian dan lembaga dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik.
“Pesannya adalah reformasi birokrasi harus menunjukkan kualitas pekerjaan yang lebih baik, karena itu bisa kualitas kerja yang lebih baik bisa menjustifikasi tambahan tunjangan yang kita alokasikan,” ujarnya.
Selain itu, masih dalam rangka proses reformasi birokrasi, Menkeu memastikan akan mendukung kenaikan gaji dan remunerasi 8.000 pejabat negara mulai dari tingkat yudikatif hingga para bupati di daerah.
“Saya merasa penyelarasan gaji pejabat negara khususnya pejabat negara yang ada di seluruh Indonesia dari yudikatif, Pengadilan Negeri, Pengadilan Tipikor, Pengadilan Agama, tingkat tiga pemeriksa keuangan itu mesti diselaraskan gajinya termasuk gaji bupati dan wakil bupati harus diselaraskan,” ujarnya.
Menurut dia, penyelarasan dan penyesuaian gaji tersebut dilakukan agar para pejabat negara tidak lagi beralasan untuk bekerja tidak benar karena gaji dan remunerasi yang rendah.
Menkeu membantah bahwa permintaan inisiatif tersebut merupakan usulan dari presiden, karena hal tersebut sudah diusulkan sejak tiga tahun yang lalu sebagai bagian dari reformasi birokrasi.
“Maka saya ingin stop polemik inisiatif mereview gaji pejabat tinggi karena ada kaitan dengan pernyataan presiden. Ini adalah inisiatif yang saya bertanggung jawab menindaklanjuti ini dan menjalankan sejauh saya yakin memberi nilai tambah bagi masyarakat. Ini tidak akan saya hentikan sampai saya ditolak,” ujar Menkeu.
Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: Antara
Inspeksi Mendadak Ka.Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTB tgl 14 Februari 2011
Pertama, Kemenkumham merupakan suatu kementerian yang berkaitan dengan pelayanan publik. Oleh karena itu, pelayanan yang maksimal dan berkualitas kepada publik harus menjadi tujuan utama seluruh jajaran Kemenkumham dari pusat sampai daerah.
Kedua, Kakanwil wajib mengunjungi UPT di jajarannya untuk mengetahui kondisi riil yangterjadi.
Ketiga, Kakanwil harus memperhatikan penegakan hukum yang selalu diiringi dengan perlindungan HAM. Kepada WBP (warga binaan pemasyarakatan) dan imigran, dalam penegakan hukumnya harus juga memberikan perlindungan HAM-nya.
Keempat, Kakanwil harus membantu para Kepala Daerah di tempatnya bertugas dalam menyempurnakan perda. Tugas ini merupakan wujud dari fungsi Kanwil Kemenkumham sebagai law center. Kakanwil harus berinisiatif menjalin kerja sama dengan Bupati, Walikota, dan Gubernur setempat. Dengan semakin baik kualitas perda, perda yang sudah disinkronkan dan diharmoniskan oleh Kanwil Kemenkumham, maka akan menghasilkan kualitas perda yang semakin baik.
Kelima, semua Kakanwil harus menjalin kerja sama dengan Kepala Daerah mewujudkan desa sadar hukum. Penyuluhan hukum dan HAM ke desa-desa dapat mengurangi potensi konflik antar desa yang masih kerap terjadi.
Keenam, pengelolaan keuangan harus dijalankan dengan cermat, teliti, dan akuntabel, sehingga predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) terhadap laporan keuangan Kemenkumham di tahun 2010 dari BPK dapat dipertahankan. Terakhir Menkumham berpesan, Kanwil harus memperjuangkan untuk meraih penghargaan ISO di tahun 2011.
Laporan Kegiatan Divisi Pemasyarakatan NTB bulan Januari 2011
- Bidang Keamanan dan Pembinaan
- Kasub Bidang Bimkemas dan Latkerpro
- Kasub Bidang Keamanan dan Ketertiban
- Bidang Registrasi Perawatan dan Bina Khusus Narotika
- Kasub Bidang Registrasi
- Kasub Bidang Perawatan dan Bina Khusus Narkotika.
Secara umum tugas dan fungsi Divisi Pemasyarakatan telah dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, walaupun terdapat keterbatasan sarana dan prasarana
Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Sumbawa
RUPBASAN SUMBAWA
Lapas Terbuka Mataram
Konsep Lembaga Pemasyarakatan Terbuka berawal dari adanya system pembinaan Narapidana yang dulu dikenal dengan istilah “ Open Camp “. Seiring dengan perkembangan system pemidanaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai HAM ( UU Nomor 39 Tahun 1999 ), maka konsep pembinaan terhadap Narapidana yang telah memenuhi syarat untuk ditempatkan di open camp.. Selanjutnya disebut Lembaga Pemasyarakatan Terbuka.
PENGUMUMAN LELANG BAHAN MAKANAN LAPAS MATARAM TAHUN ANGGARAN 2011
|
No
|
Kegiatan
|
Hari/Tanggal
|
Waktu
|
|
a.
|
Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan
|
Sabtu, 05 Pebruari 2011 s/d
Sabtu, 12 Pebruari 2011
|
09.00 wita s/d 13.00 wita
|
|
b.
|
Pemberian Penjelasan
|
Kamis, 10 Pebruari 2011
|
09.00 wita s/d selesai
|
|
c.
|
Pemasukan Dokumen Penawaran
Batas Akhir pemasukan Dokumen
|
Jumat, 11 Pebruari 2011 s/d
Senin, 14 Pebruari 2011
Senin, 14 Pebruari 2011
|
09.00 wita s/d 13.00 wita
10.15 wita
|
|
d.
|
Pembukaan Dokumen Penawaran
|
Senin, 14 Pebruari 2011
|
10.30 wita s/d selesai
|
|
e.
|
Evaluasi Penawaran
|
Senin, 14 Pebruari 2011
s/d Kamis, 17 Pebruari 2011
|
|
|
f.
|
Pengumuman Pemenang
|
Sabtu, 19 Pebruari 2011
|
|
|
g.
|
Masa Sanggah
|
Senin, 21 Pebruari 2011
s/d Jumat, 25 Pebruari 2011
|
|
|
h.
|
Penerbitan SPPBJ
|
Sabtu, 26 Pebruari 2011
|














